Harga perak (XAG/USD) melanjutkan kenaikannya selama enam hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar $29,90 pada sesi Asia hari Jumat. Perak mendapat dukungan kenaikan dari permintaan safe-haven karena pasar mengantisipasi sinyal terkait prospek ekonomi AS di bawah pemerintahan Trump yang baru serta kebijakan suku bunga Federal Reserve (Fed) untuk tahun 2025.
Dukungan dari Permintaan Safe-Haven
Permintaan perak sebagai aset safe-haven terus meningkat di tengah ketidakpastian global. Konflik geopolitik yang sedang berlangsung, seperti perang Rusia-Ukraina dan ketegangan yang berkepanjangan di Timur Tengah, menjadi faktor utama yang memperkuat daya tarik logam mulia ini sebagai investasi pelindung. Investor cenderung mencari aset yang lebih aman dalam situasi risiko global yang meningkat, dan perak menjadi salah satu pilihan utama.
Dampak Data Inflasi PCE AS
Kenaikan harga perak juga didorong oleh data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) AS yang lebih moderat. Data ini menantang ekspektasi bahwa Fed hanya akan melakukan pemotongan suku bunga yang terbatas tahun depan. Prospek pemotongan suku bunga yang lebih banyak memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia yang tidak memberikan hasil bunga, seperti perak, karena biaya peluang untuk memegang aset ini menjadi lebih rendah.
Prospek Kenaikan Lebih Lanjut
Dengan harga mendekati level psikologis $30,00, momentum bullish untuk perak tampaknya masih kuat. Jika kondisi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi terus berlanjut, permintaan perak kemungkinan akan tetap tinggi. Namun, pelaku pasar juga akan memantau rilis data ekonomi penting lainnya dan sinyal lebih lanjut dari Fed untuk menentukan arah pergerakan harga.
Secara keseluruhan, perak menunjukkan kinerja yang mengesankan, dipengaruhi oleh kombinasi permintaan safe-haven, data ekonomi yang moderat, dan ketidakpastian geopolitik global. Tren ini diharapkan berlanjut dalam jangka pendek hingga faktor risiko utama mereda atau terdapat perkembangan baru dalam kebijakan moneter global.

Komentar
Posting Komentar