Harga perak berhasil bertahan di atas level $48,5 per ons pada Jumat (31 Oktober), dengan potensi untuk menutup minggu ini sedikit lebih tinggi. Penguatan logam mulia ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven , seiring meningkatnya volatilitas pasar global. Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat mengalami koreksi dari rekor tertingginya setelah terjadi aksi jual di sektor teknologi, yang menambah dorongan bagi investor untuk beralih ke aset pelindung nilai seperti perak dan emas. Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve (The Fed) awal pekan ini memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember tidak akan dilakukan secara otomatis, melainkan bergantung pada data ekonomi yang masuk. Sikap hati-hati ini mencerminkan keinginan bank sentral untuk menjaga keseimbangan antara mendukung pertumbuhan dan mengendalikan inflasi. Di sisi lain, pertemuan antara Pres...