Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terus naik setelah pergerakan kuat pada Jumat, memperoleh momentum positif untuk hari ketiga berturut-turut pada Senin. Tren kenaikan ini berlanjut hingga paruh pertama sesi Eropa, membawa harga komoditas ini ke area $77,60, yang merupakan level tertinggi sejak 8 Oktober.
Peningkatan harga minyak WTI didorong oleh sanksi AS yang lebih keras terhadap industri minyak Rusia, yang menargetkan hampir 200 kapal dari armada bayangan. Langkah ini memicu kekhawatiran akan pasokan yang lebih ketat. Selain itu, spekulasi bahwa pemerintahan Presiden AS terpilih, Donald Trump, mungkin memperketat sanksi terhadap aliran minyak Iran dalam beberapa bulan mendatang menjadi faktor utama yang terus mendorong harga minyak mentah lebih tinggi di awal pekan.
Momentum positif yang berkelanjutan juga dapat dikaitkan dengan aksi beli teknis setelah penerimaan harga di atas Simple Moving Average (SMA) 200 hari yang sangat penting pada Jumat, untuk pertama kalinya sejak Agustus 2024. Namun, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) yang sedikit berada di zona overbought pada grafik harian mungkin menahan pedagang bullish dari memasang taruhan baru pada harga minyak mentah, sehingga membatasi apresiasi lebih lanjut.
Komentar
Posting Komentar