Harga minyak turun pada Kamis setelah reli signifikan di sesi sebelumnya akibat penurunan stok bensin AS yang lebih besar dari perkiraan. Pasar kini menimbang kekhawatiran makroekonomi terhadap ekspektasi permintaan yang tetap kuat dalam jangka pendek.
Kontrak berjangka Brent melemah 5 sen menjadi $70,9 per barel pada pukul 04.26 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 10 sen ke level $67,58 per barel.
Pada sesi Rabu, kedua acuan minyak utama ini menguat sekitar 2% setelah data pemerintah AS menunjukkan penurunan persediaan minyak dan bahan bakar yang lebih ketat dari perkiraan.
Stok bensin AS mengalami penurunan tajam sebesar 5,7 juta barel, jauh melebihi ekspektasi analis yang hanya memperkirakan penurunan sebesar 1,9 juta barel. Selain itu, persediaan bahan bakar distilat juga berkurang lebih dari yang diperkirakan, meskipun terjadi peningkatan dalam stok minyak mentah.
Meskipun fundamental pasar menunjukkan permintaan yang tetap kuat, ketidakpastian ekonomi global masih menjadi faktor utama yang membebani harga minyak. Investor kini mencermati kebijakan moneter Federal Reserve serta prospek ekonomi global yang dapat memengaruhi konsumsi energi dalam beberapa bulan ke depan.

Komentar
Posting Komentar