Yen Jepang menguat melewati level 148 per dolar AS pada Jumat, mencapai level tertinggi dalam lima bulan di tengah meningkatnya permintaan aset safe-haven. Ketegangan yang semakin memanas dalam perang dagang global serta kebijakan tarif Presiden Trump yang terus berubah-ubah menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak ekonomi bagi Amerika Serikat. Hal ini mendorong investor untuk beralih dari dolar AS ke mata uang yang lebih aman seperti yen dan franc Swiss.
Di dalam negeri, yen juga mendapat dukungan dari ekspektasi kuat bahwa Bank of Japan (BoJ) akan terus menaikkan suku bunga sepanjang tahun ini. Wakil Gubernur BoJ, Shinichi Uchida, menyatakan pekan ini bahwa bank sentral dapat kembali menaikkan suku bunga jika perkiraan ekonominya terpenuhi, mengisyaratkan bahwa Jepang baru saja memulai langkah keluar dari kebijakan pelonggaran moneter yang panjang.
Uchida juga menekankan bahwa kondisi moneter di Jepang masih sangat akomodatif, dengan pengurangan kepemilikan obligasi pemerintah Jepang (JGB) oleh BoJ yang masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut, bank sentral tetap berhati-hati dalam menjaga stabilitas pasar

Komentar
Posting Komentar